Thursday, March 15, 2012

5 Pertandingan Bersejarah Steven Gerrard Yang Paling Dikenang

Tidak ada yang bisa memungkiri kelas dan kualitas permainan kapten Liverpool, Steven Gerrard. Sudah hampir 13 tahun sejak dirinya memulai debut pada 19 November 1998, Steven Gerrard telah menjadi sebuah fenomena yang banyak memberikan semua inspirasi kehidupan apalagi jika menilik bagaimana bertaruh untuk satu tujuan dan berjuang untuk merealisasikannya. Peran yang dia milik di skuad inti Liverpool memang belum dapat tergantikan oleh pemain manapun. Namanya pun sudah dapat disejajarkan dengan para legenda-legenda Liverpool seperti Kenny Dalglish, Ian Rush atau Kevin Keegan.

Beberapa gelar dan penghargaan telah dia torehkan untuk klub yang dia cintai sejeka kecil. Total 11 gelar dia telah persembahkan untuk klub yang bermarkas di Anfield ini. Beberapa diantaranya diraih dengan cukup susah payah seperti apa yang terjadi pada final Liga Champions 2005 di Istanbul. Aksi heroiknya berhasil memberikan inspirasi rekan-rekannya untuk bangkit dan memenangkan pertandingan dari tangan AC Milan.

Oleh karena itu, beberapa waktu yang lalu, BBC memberikan daftar 5 partai terbaik Steven Gerrard bersama Liverpool dalam kurun 13 tahun terakhir.

1. Liverpool 3-3 AC Milan, Champions League final, Mei 2005

Menjalani partai super berat menghadapi raksasa Italia yang sangat diunggulkan membuat Steven Gerrard dan kawan-kawan gagal menampilkan permainan terbaik di babak pertama. 3 gol berhasil disarangkan anak-anak asuhan Carlo Ancelotti ke gawang yang dijaga Jerzy Dudek. Namun, keyakinan dan semangat baru yang dibentuk oleh Steven Gerrard di babak kedua membuat rekan-rekannya terpacu. Diawali dengan sebuah gol heroik pembangkit semangat, Steven Gerrard berhasil membangkitkan daya juang anak-anak asuhan Rafael Benitez. Beberapa kali Gerrard turun dan naik untuk memberikan 100 servisnya kepada klub yang dia cintainya. Hasilnya mereka pun berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa AC Milan untuk mengakhiri pertandingan dengan adu penalti. Walaupun tidak mengambil tendangan penalti, Steven Gerrard pun mendapatkan pujian layaknya pahlawan yang membawa harum nama bangsa di kancah Eropa.


2) Liverpool 3-3 West Ham, FA Cup final, Mei 2006

Satu tahun setelah keajaiban Istanbul, Steven Gerrard kembali unjuk gigi sebagai penyelamat The Reds. Tertinggal dua kali oleh West Ham, Gerrard mampu dua kali menyamakan kedudukan melalui dua gol yang bisa dibilang berkelas. Khusus gol keduanya yang menjadi penyawa kedudukan sebelum pertandingan berakhir, semua orang menyebut gol tersebut adalah gol terbaik di Final Piala FA dan gol terbaik Steven Gerrard. Namun terlepas dari gol tersebut, Gerrard kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin yang melakukan semua usaha demi kepentingan bersama. Dan ini ditunjukkan olehnya setelah dua kali membobol gawang Shaka Hislop. Gerrard pun juga sukses mengambil tendangan penalti yang menghantarkan Liverpool merebut gelar juara Piala FA 2006.


3) Liverpool 3-1 Olympiakos, Champions League, Desember 2004

Butuh kemenangan dengan keunggulan 2 gol dari tamunya Olympiakos dan sempat kebobolan di babak pertama bukanlah tugas yang mudah untuk Steven Gerrard bisa bangkitkan semangat rekan-rekannya. Apalagi kondisi tim yang kehilangan beberapa pilar karena cedera menambah beban di pundak sang kapten. Namun semuanya berubah saat Gerrard berhasil membangkitkan semangat rekan-rekannya di babak kedua, Di awali dua gol dari Sinama Pongolle dan Neil Mellor, Liverpool bisa balik unggul 2-1. Namun skor tersebut belum cukup untuk meloloskan Liverpool ke babak 16 besar. Dan kembali, di sini kita bisa melihat aksi heroik kapten Liverpool tersebut. Di awali pergerakan Jamie carragher yang melepas umpan cross ke Neil Mellor, Gerrard bersiap memberikan kado malam terindah untuk para penggemarnya. Setelah Mellor berhasil mengirimkan bola pancingan untuknya, Gerrard pun menyambut umpan tersebut dengan sebuah tendangan volley yang menembus jala Olympiakos. Publik Anfield langsung bersorak dan Gerrard pun berhasil memberikan mimpi indah untuk para Liverpuldlian bisa lolos secara dramatis ke babak 16 sebelum mereka berjaya di Istanbul.

4) Liverpool 3-1 Napoli, Europa League, November 2010

Pertunjukan Gerrard kembali berlanjut saat Liverpool menjamu tamunya Napoli dalam fase grup Europa League. Masuk di babak kedua dengan misi menyelamatkan Liverpool dari kekalahan di kandang, Gerrard mampu unjuk gigi dengan sebuah hattrick yang dia lakukan dengan 3 cara cara yang berbeda, tipu kiper, penalti dan layang bola. Uniknya, hattrick tersebut dia ciptakan hanya dengan waktu 14 menit sejak gol pertama terjadi. Liverpool pun memastikan tiket lolos ke 32 besar Europa League dan Gerrard berhasil membungkus hattrick ke 4-nya untuk Liverpool.

5) Liverpool 2-0 Manchester United, Premier League, Maret 2001

Usianya yang masih sangat muda, 20 tahun tidak membuat Gerrard takut untuk memperlihatkan potensi dan kemampuannya mengolah si kulit bundar di lapangan. Menghadapi rival abadi, Manchester United, Gerrard mencetak sebuah gol berjarak 30 meter yang menghujam keras gawang Fabian Barthez. Gol tersebut sekaligus membuktikan bahwa seorang pemain tengah dalam proses pembentukan menjadi seorang legenda. Dan Gerrard membuktikan kapasitasnya pada hari itu dan membantu Liverpool untuk pertama kalinya dalam 22 tahun menang dua kali dari United.

No comments:

Post a Comment