Thursday, March 08, 2012

Glen Johnson: Patrice Evra Itu Pembohong Ulung

Liverpool - Bek sayap Liverpool, Glen Johnson mengungkapkan sebuah fakta yang mungkin bisa menjadi bahan pelajaran FA bagaimana cara menilai pemain yang tidak menghargai fair play sama sekali. Masih ingat kasus penolakan jabatan tangan yang dilakukan oleh striker Liverpool, Luis Suarez terhadap bek kiri Manchester United, Patrice Evra.

Kejadian yang memang berawal dari kasus rasisme yang dilakukan oleh Suarez terhadap Evra tahun lalu tersebut sempat membuat panas seantero Inggris. Beberapa pihak menilai kalau Suarez bertindak tidak profesional, sebagian lainya menganggap Patrice Evra hanya melakukan akting belaka. Dan Glen Johnson adalah salah satu orang yang menganggap Patrice Evra sengaja tidak menyodorkan tangannya kepada Suarez agar bisa menambah panas situasi.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, mantan pemain Chelsea dan Portsmouth ini melihat kalau Evra sangat cerdik memanfaatkan situasi. "Evra sangat cerdas di Old Trafford. Karena kalau anda ingin berjabat tangan, aku akan menyodorknan tanganku. tetapi kalau tanganku berada dibawah, berarti aku tidak ingin berjabat tangan dengan Anda." ungkap Johnson.

Dia pun rela menonton berulang-ulang tayangan ulang kejadian tersebut demi menemukan faktanya dan memang tangan Evra ada di bawah saat Suarez mendekat. "Luis tidak menjabat tangannya karena tangan Evra ada dibawah. Apa lagi yang harus Luis lakukan? Apakah anda tetap memaksa seseorang untuk berjabat tangan apabila tangannya berada di bawah? tentu saja tidak. Tetapi kemudian, karena Luis tidak menjabat tangannya, Evra menarik tangannya kembali jadi orang berpikir kalau Luis tidak ingin berjabat tangan dengannya." paparnya.

Well, kasus penolakan jabat tangan Suarez Evra memang sudah berakhir tanpa ada sanksi dari FA. Namun, kebohongan yang dilakukan Evra benar-benar mencoreng sportivitas dalam sepakbola.

No comments:

Post a Comment